Stop Lamp Memakai Yang Bening,Apa Ga Kasihan Sama Yang Di Belakang?



Roadstreets - Wis pokoke paling buuenci sama motor yang lampu belakangnya diganti sama yang bening, serap pisan euy, Susah memang menyadarkan masyarakat akan pentingnya berkendara yang beretika, loh apa hubungannya etika sama stoplamp bening?

Nah ini ini, pengendara harus di tuntut menjadi cerdas, seperti yang tak contoh kasus di artikel kemarin Etika Berkendara Harusnya Jadi Isu Utama,Nek Koyo Gini Piye Jal... lihat contoh kasus yang ditulis di paragrap terakhir, sudah menemukan jawabannya? sudah belum hayooo? yang sudah berarti wis jadi pembaca sing cerdas, kalo belum rajinlah membaca biar makin cerdas,hihi,..

Balik lagi ke kasus stoplamp bening, sebenere biar apa sih stoplamp di gituin? ngikutin jaman? nek ra bening takut dikatain ga gaul? gaul yo gaul nek begono gaule salah kaprah dooong, bisa wae loh gara gara stoplamp model gini pengendara lain bisa celaka, lha kok iso? yo bisa lah, kalau siang sih no problem, nah kalo pas malem hari?


Coba bayangin aja deh, contoh kasus (A = stoplamp bening, B = standart ) malam hari pas ujan pula jalanan gelap ga ada lampu penerangan jalan , ada tikungan leter U, sehabis tikungan mak pecungul ketemu A yang notabene searah sama pengendara B, coba apa reflek si pengendara B? pastine ngerem donk, lha wong ada lampu bening menyala, beruntung kalo sadar bahwa pengendara A searah lha kalo enggak, pasti dikira berlawanan arah toh, bisa jadi pengendara B ngerem sambil banting kiri menghindar karena dikira akan nubruk, lha kalo misale B jongor, siapa yang patut disalahkan? tiang listrik? ra mungkin toh,...

Disini nih para pengendara di tuntut untuk beretika dalam berkendara, jadilah pengendara yang beretika, dengan numpak motor yang mempunyai etika, bukan diri sendiri yang akan selamat tetapi pengendara lain juga ikut terselamatkan, kecuali memang wis kena apes, nek ketiban apes kita sudah ga bisa menolak lagi, iku wes kehendak gusti Allah, sing penting kan kita sudah berusaha, iyo po iyooo?

Terus kumaha sangkan sadar berkendara harus mempunyai etika, paling pertama ya sadar dari diri sendiri, trus peran pihak yang terkait, lha terus apa yang harus di lakukan pihak yang terkait?

Nanti kita diskusikan lagi yo,... 

(image:roadstreets)
Share on Google Plus

About djohn kashafa

Macrofotography adalah hoby saya, tertarik di otomotif karena saya sangat awam di tentang motor dan mobil dan tentang mesin, tulisan di blog ini rata rata berawal dari kekepoan saya di dunia otomotif "keep in smile, and don't forget to happy "